Collaborative Governance dalam program pengembangan pariwisata di Kabupaten Majalengka melalui budaya Terracotta

Az Zahra, Diwanie Aulia (2023) Collaborative Governance dalam program pengembangan pariwisata di Kabupaten Majalengka melalui budaya Terracotta. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (53kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftar isi.pdf

Download (55kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab 1.pdf

Download (172kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (157kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (53kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (181kB) | Request a copy

Abstract

Kabupaten Majalengka dikenal sebagai sentra pengolahan tanah liat yang menghasilkan batu bata maupun genteng. Kini penurunan jumlah pabrik genteng cukup signifikan yang berasal dari beberapa faktor sehingga menimbulkan redupnya industri genteng. Kehadiran Terracotta sebagai langkah dalam menghidupkan kembali industri tanah liat yang semula redup. Selain itu sebagai upaya dalam menarik wisatawan untuk berkunjung. Pariwisata adalah sektor yang potensial yang cocok dikembangkan di Majalengka juga dalam meningkatkan perekonomian. Collaborative governance sebagai langkah yang bisa digunakan dalam pengembangan pariwisata berbasis Terracotta ini karena terdapat hubungan kerja sama antar aktor didalamnya. Penelitian ini menggunakan teori Collaborative Governance menurut Kirk Emerson, Tina Nabathci, Stephen Balogh (2012) dengan tiga dimensi antara lain 1) dinamika kolaborasi 2) tindakan kolaborasi 3) dampak dan adaptasi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya untuk teknik analisis data menurut Creswell dengan tahapan mengolah dan mempersiapkan data, membaca keseluruhan data, memulai coding semua data, menerapkam proses coding, penyajian data, interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran dari tata kelola kolaboratif yang dilakukan oleh antar seluruh sangat membantu secara efektif dalam penerapan konsep Terracotta di Kabupaten Majalengka. Dari ketiga dimensi sudah signifikan terlaksana dengan baik. Namun pada dinamika kolaborasi dimensi pertama mengenai prosedur belum ditetapkan secara normatif. Kolaborasi ini diharapkan mampu menggaet sektor bisis lebih luas agar eksistensi budaya Terracotta semakin luas.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Terracotta; Kolaborasi; Majalengka; Pariwisata
Subjects: Public Administration
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Diwanie Aulia Az Zahra
Date Deposited: 09 Mar 2023 01:57
Last Modified: 09 Mar 2023 01:57
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/65585

Actions (login required)

View Item View Item