Pendekatan semantik terhadap kata baasith dan derivasinya dalam Al-Quran

Maulidina, Yola (2022) Pendekatan semantik terhadap kata baasith dan derivasinya dalam Al-Quran. Sarjana thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (63kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (166kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (106kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (383kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (725kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (241kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB) | Request a copy

Abstract

Baasith merupakan salah satu asma Allah yang artinya Maha Melapangkan rezeki untuk manusia di muka bumi ini. Allah melapangkan rezeki dan menyempitkan bagi siapa yang dikehendaki-Nya sesuai sunnah-sunnah yang telah ditetapkan-Nya. Namun, banyak manusia yang menyangka bahwa orang yang Allah lapangkan rezekinya ialah yang dicintai, yang disempitkan itu Allah mengutuknya. Kata Baasith pun dalam al-Quran tidak hanya memiliki makna yang membicarakan tentang Allah melapangkan rezeki saja, namun terdapat makna yang beragam sesuai konteksnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah yang sekaligus menjadi tujuan pada penelitian ini adalah membahas mengenai makna kata Baasith dan berbagai derivasinya dalam al-Quran, yang meliputi makna dasar, makna relasional, dan konsep berdasarkan analisis semantik ensiklopedik. Yaitu, perpaduan antara metode tafsir maudhu'i dilengkapi dengan semantik sebagai analisisnya, sehingga dapat diketahui konsep kata Baasith dalam al-Quran. Penelitian ini bersifat kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu library research (studi kepustakaan) dengan merujuk kepada sumber primer dan sumber sekunder. Data-data yang telah dikumpulkan dari berbagai sumber tersebut selanjutnya ditelaah dan diseleksi yang kemudian dihubungkan dan diinterpretasikan sesuai dengan masalah yang dibahas. Kata Baasith dan derivasinya dalam al-Quran disebutkan sebanyak 25 kali dalam 14 bentuk derivasinya dalam 23 ayat di 16 surat. Kata Baasith dilihat dari kamus-kamus Arab adalah membentangkan atau menyebarkan, meluaskan, dan mengembangkan. Makna relasional kata Baasith ketika pra Qurani memiliki relasi makna yang terkesan positif. Makna relasional masa Qurani maknanya beragam, baik positif maupun negatif. Adapun konsep Baasith dalam al-Quran ditemukan berkenaan tentang Allah melapangkan dan menyempitkan rezeki untuk manusia Pertama; cara untuk meraih keluasan rezeki dari Allah, dengan memperolehnya dengan cara yang baik, berusaha dengan giat, infaq di jalan Allah, jangan boros hingga menyesal, kedua; sebab disempitkan rezeki, di antaranya kepada orang-orang yang melampaui batas kufur akan nikmat Allah, orang yang pelit sehingga tercela di hadapan manusia dan dihadapan Allah SWT, ketiga; hikmah diluaskan dan disempitkan rezeki, dan nikmat-nikmat yang Allah berikan pada konteks kata Baasith.

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: Baasith; al-Quran; semantik
Subjects: Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Asbabun Nuzul
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Al-Qur'an dan Terjemahan dalam Bahasa Indonesia
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Al-Qur'an (Al Qur'an, Alquran, Quran) dan Ilmu yang Berkaitan > Kumpulan Ayat-ayat dan Surat-surat Tertentu dalam Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Yola Maulidina
Date Deposited: 12 May 2022 03:36
Last Modified: 12 May 2022 03:36
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/50978

Actions (login required)

View Item View Item