Manajemen pembiayaan pendidikan pesantren berbasis mutu: Penelitian di pesantren Daarut Tauhiid Bandung dan pesantren modern Sahid Bogor

Nurhamzah, Nurhamzah (2019) Manajemen pembiayaan pendidikan pesantren berbasis mutu: Penelitian di pesantren Daarut Tauhiid Bandung dan pesantren modern Sahid Bogor. Doktoral thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (204kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (227kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (457kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (669kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (258kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (287kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini diawali dari fenomena yang muncul di pesantren, yaitu: lemahnya pengelolaan pesantren dan tidak memiliki format yang utuh dalam pembiayaan pesantren. Fokus penelitian ini, yaitu: 1) Pembiayaan pendidikan merupakan salah satu instrumen utama dalam keberlangsungan suatu organisasi dan bahkan tanpa biaya yang memadai, proses pendidikan belum dapat terlaksana secara maksimal; dan 2) Pesantren, dalam pengelolaan pembiayaan, masih belum memiliki format yang utuh yang berlaku secara umum dan kehendak masing-masing. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk: 1) Mengindentifikasi sumber-sumber pembiayaan di Pesantren Daarut Tauhiid Bandung dan Pesantren Modern Sahid Bogor; 2) Mengidentifikasi implementasi manajemen pembiayaan pendidikan berbasis mutu di kedua pesantren tersebut dalam hal: merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, mengawasi, mempertanggungjawabkan, dan perbaikan pembiayaan pendidikan; 3) Mengindentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat di kedua pesantren tersebut; dan 4) Dampak manajemen pembiayaan pendidikan berbasis mutu terhadap peningkatan output dan outcome pembiayaan pendidikan di kedua pesantren tersebut. Kerangka pemikiran penelitian ini memadukan dari beberapa teori, yaitu: Nanang Fattah, Joseph M. Juran, Jerome S. Arcaro, dan Kenneth H. Rose. Simpulan dari beberapa teori tersebut, bahwa manajemen pembiayaan pendidikan pesantren berbasis mutu itu harus didasarkan kepada: sumber-sumber, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, pertanggungjawaban, dan perbaikan berkelanjutan pembiayaan pendidikan. Sehingga akan menghasilkan pendidikan yang bermutu dan peningkatan kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-naturalistik, dengan jenis penelitiannya adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian ini adalah studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model Interaktif Miles. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: pertama, sumber-sumber pembiayaan di kedua pesantren berasal dari pemerintah, orangtua, dan lembaga donatur. Dengan sumber-sumber tersebut, kedua pesantren sudah mempunyai kecukupan dana yang memadai untuk membiayai dan mewujudkan pendidikan yang bermutu. Kedua, implementasikan manajemen pembiayaan pendidikan berbasis mutu di kedua pesantren telah dilaksanakan secara efektif dan efisien serta konsisten, dalam hal: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, pertanggungjawaban, dan perbaikan pembiayaan pendidikan. Ketiga, faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen pembiayaan pendidikan berbasis mutu di kedua pesantren dikategorikan kepada dua hal, yaitu faktor internal dan eksternal. Keempat, manajemen pembiayaan pendidikan berbasis mutu di kedua pesantren secara signifikan berdampak positif terhadap peningkatan output dan outcome pembiayaan pendidikan. This study is based on phenomena that appears in an Islamic boarding school (pesantren) that is: weak management of pesantren and does not have a complete format of pesantren financing. The focus of this research, namely: 1) Education financing is one of the main instruments in the sustainability of an organization and even without adequate costs, the educational process cannot be carried out optimally; and 2) The financing management in pesantren does not have a complete and standardized format that can be applied for public in general; some use non-standardized format and some others do not know the format. The specific objectives of this study are to identify 1) The sources of financing at the Pesantren Daarut Tauhiid Bandung and the Pesantren Modern Sahid Bogor; 2) The implementation of quality-based financing management of the both pesantren in terms of: planning, organizing, implementing, supervising, accounting, and improving education financing; 3) The supporting factrors and obstacles in both pesantren; and 4) The impact of quality-based financing management to increasing output and outcome of education financing in both pesantren. The framework of this research combines several theories, namely: Nanang Fattah, Joseph M. Juran, Jerome S. Arcaro, and Kenneth H. Rose. Conclusions from some of the theories are that the quality-based financing management of the pesantren education must be based on: sources, planning, organizing, implementing, monitoring, accountability, and continuing improvement in education financing. So that it will produce quality education and increase communities trust. This research used a qualitative-naturalistic approach with a descriptive study. The research method used is a case study. Meanwhile, data were collected through in- interview, observation, and document analysis. The data then were analyzed by using Miles’ Interactive Model. The results of this study indicate that: first, sources of financing in both pesantren are from the government, parents, and donor agencies. With these sources, both pesantren already have sufficient funds to finance and realize quality education. Second, the implementation of quality-based financing management in the both pesantren has been carried out effectively, efficiently, and consistency, in terms of: planning, organizing, implementing, monitoring, accountability, and improving education funancing. Third, the supporting factrors and obstacles the implementation of quality-based financing management in both pesantren are categorized for two things, namely internal and external factors. Fourth, quality-based financing management in both pesantren significantly has a positive impacts on increase the output and outcome of education financing. ينطلق هذا البحث من أهم المشكلات الموجودة في تدبير المعهد، وهي الإدارة الضعيفة للمعهد ولم يكن لها شكل كامل في إدارة التمويل. والمشكلات عن التمويل تبدو في الأمور الآتية: 1) تمويل التربية الجيد أداة رئيسة لاستمرار منظمة، وبدونه لن يجري التعليم فعلا؛ و2) المعاهد غالبا لم يكن لها شكل كامل في إدارة التمويل وأكثر المعاهد تصرف التمويل حسب إرادتهم بل بعضها يجهل عن تصرف التمويل حسب المفروض. والأغراض من هذا البحث هي: 1) تشخيص مصادر التمويل في معهد دار التوحيد باندونج ومعهد الشهيد العصري بوجور؛ 2) تشخيص التمويل التوبوي في المعاهد المتأسسة على الجودة في التخطيط والتنظيم والتنفيذ والتفتيش والمسؤولية وإصلاح التمويل التربوي؛ و3) تشخيص العوامل الدافعة والمعرقلة للتمويل التربوي في المعاهد؛ و4) تشخيص آثار إدارة التمويل التربوي المتأسس على الجودة في ترقية الحاصل التمويلي في كليهما. يمزج هذا البحث عدة نظريات، وهي: ننانج فتح، وجوسيف م. جوران، وجرومي س. أركارو، وكنيتح ح. روس. هم يقولون أن إدارة تمويل المعاهد تتأسس على مصادر التمويل والتخطيط والتنظيم والتنفيذ والتفتيش والمسؤولية وإصلاح التمويل التربوي، حتى يحصل على التربية النوعية وترقية الثقة عند المجتمع. يستخدم هذا البحث المدخل النوعي الطبيعي، بنوع البحث الوصفي. والطريقة المستخدمة هي بحث الحالة. وأساليب جمع البيانات هي المقابلة العميقة والملاحظة ودراسة الوثائق. وأسلوب تحليل البيانات هو أنموذج ميلاس التعاملي. ونتائج البحث تدل على الآتية: أولا، أن مصادر التمويل لهذين المعهدين تأتي من الحكومة وأولياء الطلبة والمحسنين. بهذه المصادر لهما ميزانية كافية لتمويل التربية النوعية وتحقيقها؛ ثانيا، لقد طبق هذان المعهدان إدارة التمويل التربوي المبنية على الجودة فعلا واقتصاديا وطابقا من ناحية التخطيط، والتنظيم، والتنفيذ، والمراقبة، والمسؤولية، والإصلاح المستمر. ثالثا، هناك عدة العوامل الدافعة والمعرقة للتمويل داخلية كانت أو خارجية في تطبيق إدارة التمويل التربوي المبنية على الجودة في كليهما. رابعا، تطبيق إدارة التمويل التربوي المبنية على الجودة في كليهما له آثار كبيرة على ترقية الحاصل التمويلي.

Item Type: Thesis (Doktoral)
Uncontrolled Keywords: manajemen pembiayaan; pembiayaan pemdidikan; basis mutu
Subjects: Islam > Islamic Religious Education
Divisions: Pascasarjana Program Doktor > Program Studi Pendidikan Islam
Depositing User: Ilham Nurfauzi
Date Deposited: 30 Jan 2020 07:25
Last Modified: 30 Jan 2020 07:25
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/29130

Actions (login required)

View Item View Item