Kode etik jurnalistik dan wartawan Harian Radar Bandung: Studi deskriptif tentang penerapan azas praduga tidak bersalah

Afani, Annisa (2019) Kode etik jurnalistik dan wartawan Harian Radar Bandung: Studi deskriptif tentang penerapan azas praduga tidak bersalah. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_cover.pdf

Download (171kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (119kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (127kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (301kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (816kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (235kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
8_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (197kB) | Request a copy

Abstract

Wartawan diharapkan mampu mengolah berita yang isinya tidak terjebak pada tindakan penghakiman terhadap seseorang. Tindakan tersebut merupakan bagian dari pelanggaran jurnalisme terkait Hak Azasi Manusia (HAM) terutama azas praduga tidak bersalah. Azas praduga tidak bersalah ditempatkan dalam KEJ dengan harapan agar media tidak terjebak dalam pemberitaan menghakimi, yang merupakan pelanggaran suatu peradilan yang adil. Wartawan berkewajiban menjalankan tugasnya dengan pemberitaaan yang tidak menggiring opini dan mendatangkan asumsi buruk bagi masyarakat, terlebih pada fakta yang belum dipastikan kebenarannya.Berdasarkan hal tersebut, peneliti tertarik untuk mengangkat isu yang terkait azas praduga tidak bersalah dalam praktik serta pengalaman wartawan Harian Radar Bandung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana wartawan Harian Radar Bandung memandangdan menerapkan azas praduga tidak bersalah dalam pemberitaan. Pandangan tersebut terdiri atas aspek berdasarkan pemahaman, penerapan, dan pemaknaanoleh wartawan. Teori yang digunakan ialahkontruksi sosial yang didefinisikan sebagai proses sosial melalui tindakan dan interaksi dimana individu atau sekelompok individu, menciptakan secara terus-menerus suatu realitas yang dimiliki dan dialami bersama secara subjektif. Berdasarkan penelitianbeserta data yang diperoleh dilapangan, informan mampu memahami hingga memaknai azas praduga tidak bersalah dalam dunia kejurnalistikan. Sebagian informan memaknai azas praduga tidak bersalah sebagai aturan dalam pemberitaan, sedangkan sebagaian yang lain memaknai sebagai pelindung profesi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kode Etik Jurnalistik; Azaz Praduga Tidak Bersalah; Wartawan
Subjects: Biography, Obituary > Journalist and News Commentators Biography
Divisions: Fakultas Dakwah dan Komunikasi > Program Studi Jurnalistik
Depositing User: annisa afani
Date Deposited: 25 Oct 2019 08:41
Last Modified: 25 Oct 2019 08:41
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/26046

Actions (login required)

View Item View Item