Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 02 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecamatan Pangandaran

Supriatna, Siska Utami (2018) Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 02 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecamatan Pangandaran. Diploma thesis, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

[img]
Preview
Text (COVER)
1_Cover.pdf

Download (177kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2_abstrak.pdf

Download (252kB) | Preview
[img]
Preview
Text (DAFTAR ISI)
3_daftarisi.pdf

Download (405kB) | Preview
[img]
Preview
Text (BAB I)
4_bab1.pdf

Download (415kB) | Preview
[img] Text (BAB II)
5_bab2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (524kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
6_bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (421kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
7_bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (747kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
8_bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (169kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9_daftarpustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB) | Request a copy

Abstract

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap manusia, untuk itu diperlukan penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang terkendali baik dari segi biaya dan mutu. Pembangunan dalam bidang kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Pelayanan kesehatan yang dimaksud tentunya adalah pelayanan yang cepat dan tepat, murah dan ramah. Maka dari itu pemerintah daerah Kabupaten Pangandaran mengeluarkan kebijakan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas agar masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan maksimal. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 36 Tahu 2009 tentang Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecamatan Pangandaran. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya berbagai permasalahan dalam implementasi kebijakan Peraturan Bupati Pangandaran tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecamatan Pangandaran yang diselenggarakan oleh petugas kesehatan terutama adanya peningkatan jumlah kunjungan pasien di Puskesmas Kecamatan Pangandaran namun tidak didukung dengan kualitas pelayanan yang baik. Teori yang digunakan sebagai landasan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan dari George C. Edward III, keberhasilan suatu kebijakan dipengaruhi oleh empat faktor yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dan didukung dengan data sekunder. Jenis data yang digunakan adalah data primer diperoleh dari hasil wawancara dan data sekunder diperoleh dari data pengolahan data dan observasi. Teknik analisis data dimulai dari pengumpulan informasi melalui wawancara dan pada tahap akhir dengan menarik kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan Implementasi Kebijakan Bupati Pangandaran Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pelayanan Kesehatan Gratis di Puskesmas Kecematan Pangandaran belum berjalan maksimal dan masih ada kekurangan dari segi pelaksanaannya, misalnya masih ada keluhan dari pasien mengenai pelayanan kesehatan yang diberikan kurang ramah dan kurang cepat tanggap, juga dari segi komunikasi yang terjalin dari pelaksana kebijakan dengan masyarakat masih kurang, sehingga ketimpangan jumlah kunjungan pasien antara Puskesmas Kecamatan Pangandaran dengan Puskesmas lain berbeda jauh karena masyarakat beranggap bahwa Puskesmas Kecamatan Pangandaran adalah rumah sakit yang menyebabkan meningkatnya jumlah kunjungan pasien yang tidak terkendali. ABSTRACT Siska Utami Supriatna : “Policy Implementation Regulation Pangandaran Regent Number 2 year 2016 About Free Healthcare Clinics in Kecamatan Pangandaran". Health is a basic need of every human being, it was necessary for the Organization of health services under control both in terms of cost and quality. The development in the health field undertaken by the Government aims to improve the quality of service provided to the community. Health care is of course is the fast service and precise, cheap and friendly. Therefore the local Government District of Pangandaran The Pangandaran Regent policy Rule number 2 Year 2016 About Free Healthcare Clinics in the community in order to get a good health service and maximum. This is in accordance with Act No. 36 year 2009 about health. This research aims to know the implementation of the regulatory policy of the Regent Pangandaran Number 2 Year 2016 about Free Healthcare Clinics in Kecamatan Pangandaran. Background this study was based on the existence of various problems in the implementation of the regulatory policy of the Regent health care Free of Pangandaran in Pangandaran Subdistrict health centers organized by health workers mainly an increase in the number of visits patients at the Clinics but not supported Pangandaran Sub with good service quality. The theory that was used as a foundation in the study of policy implementation is the theory of George c. Edward III, the success of a policy are affected by four factors, namely communication, resources, disposition and bureaucratic structure. The research approach used is qualitative, descriptive and backed with secondary data. The type of the data being used is the primary data obtained from interviews and secondary data obtained from observation data processing and data. Technique of data analysis starts from the collection of information through interviews and at the final stages with some interesting conclusions. From the results of the study showed that the implementation of the policy of the Regent of Pangandaran number 2 Year 2016 about Free Healthcare Clinics in Kecamatan Pangandaran yet running at maximum and there still is a lack in terms of its implementation, for example, there are still complaints from patients about the medical services provided less friendly and less quick response, also in terms of communication that is created from the implementing policies with the community is still lacking, so the difference in the number of visits patients between Clinics with other health centers Pangandaran Subdistrict differ greatly because the public think that Kecamatan Pangandaran Clinic is a hospital that is causing a growing number of visits the patient is uncontrolled.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Implementasi Kebijakan, Pelayanan Kesehatan, Peraturan Bupati Pangandaran Nomor 2 Tahun 2016
Subjects: Administration of The Physical Plant
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Administrasi Publik
Depositing User: Siska Utami Supriatna
Date Deposited: 11 Jul 2018 08:13
Last Modified: 11 Jul 2018 08:13
URI: https://digilib.uinsgd.ac.id/id/eprint/10983

Actions (login required)

View Item View Item